Newsflash

busy workBila anda karyawan sibuk yang sering ditugaskan ke berbagai kota di luar Bandung, tidak perlu khawatir tidak bisa mengikuti kuliah dan ujian akhir semester (UAS) karena walaupun anda terdaftar di Bandung namun dalam mengikuti ujian bisa di mana saja di 69 kota di seluruh Indonesia.

Selama anda bisa mengakses ke 69 kota tersebut, maka UAS anda tidak akan terlewatkan karena pelaksanaan ujiannya juga dilakukan pada hari Minggu. Nah kenapa tidak segera gabung dengan kami di utkampus Jl. Terusan Halimun 37 Bandung.

 UT diresmikan pada tanggal 4 September 1984, berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 41 Tahun 1984.UT telah memperoleh Sertifikat Kualitas dan Akreditasi Internasional dari Internasional Council for Open and Distance Education (ICDE) Standard Agency (ISA) tanggal 12 Agustus 2005.

Pada tanggal 14 Maret 2006, UT juga memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000 untuk bidang Layanan Bahan Ajar dari Badan Sertifikasi SAI Global.

joint us now :

022- 7313350 (pstn)

022- 7031 4141 (flexy)

022- 920 99941 (esia)

081802 161627 (xplor)

 

 
 
Advertisement

Flash

busy workBila anda karyawan sibuk yang sering ditugaskan ke berbagai kota di luar Bandung, tidak perlu khawatir tidak bisa mengikuti kuliah dan ujian akhir semester (UAS) karena walaupun anda terdaftar di Bandung namun dalam mengikuti ujian bisa di mana saja di 69 kota di seluruh Indonesia.

Selama anda bisa mengakses ke 69 kota tersebut, maka UAS anda tidak akan terlewatkan karena pelaksanaan ujiannya juga dilakukan pada hari Minggu. Nah kenapa tidak segera gabung dengan kami di utkampus Jl. Terusan Halimun 37 Bandung.

 UT diresmikan pada tanggal 4 September 1984, berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 41 Tahun 1984.UT telah memperoleh Sertifikat Kualitas dan Akreditasi Internasional dari Internasional Council for Open and Distance Education (ICDE) Standard Agency (ISA) tanggal 12 Agustus 2005.

Pada tanggal 14 Maret 2006, UT juga memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000 untuk bidang Layanan Bahan Ajar dari Badan Sertifikasi SAI Global.

joint us now :

022- 7313350 (pstn)

022- 7031 4141 (flexy)

022- 920 99941 (esia)

081802 161627 (xplor)

 

 
 

Who's Online

We have 13 guests online

Statistics

OS: Linux s
PHP: 5.2.10
MySQL: 5.0.91-community
Time: 14:02
Caching: Disabled
GZIP: Disabled
Members: 12
News: 109
Web Links: 5
Visitors: 250701

unit tutorial kampus -utkampus, togamerupakan pusat studi mahasiswa -psm- Universitas Terbuka yang pertama di Indonesia yaitu sejak 1989 dengan menyelenggarakan bimbingan belajar bagi mahasiswa UT yang masih membutuhkan bimbingan dalam memahami isi materi bahan ajar (modul) dari setiap mata kuliah sesuai program studi yang diambilnya. Melalui  utkampus mahasiswa UT akan diarahkan bagaimana caranya agar program studi dapat diselesaikan dalam waktu 3 - 3.5 tahun saja.toga6

utkampus adalah tempat kuliah paling fleksibel dan pas buat anda karyawan sibuk ! SELAMAT BERGABUNG DENGAN KAMI MERAIH MASA DEPAN SECARA PASTI SECARA BENAR DAN BERKUALITAS !

UT diresmikan pada tanggal 4 September 1984, berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 41 Tahun 1984.UT telah memperoleh Sertifikat Kualitas dan Akreditasi Internasional dari Internasional Council for Open and Distance Education (ICDE) Standard Agency (ISA) tanggal 12 Agustus 2005.

Pada tanggal 14 Maret 2006, UT juga memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000 untuk bidang Layanan Bahan Ajar dari Badan Sertifikasi SAI Global.

 

 

 
powered_by.png, 1 kB
Home arrow Blog
A blog of all sections with no images
ALUMNI dan DEWAN PENYANTUN UT DALAM KABINET INDONESIA BERSATU II Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 17 February 2010
Kamis, 22 Oktober 2009 resmi sudah Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melantik 34 menteri, separuh lebih berasal dari partai politik dan kurang dari separuh lainnya berasal dari professional birokrat.

Khusus Universitas Terbuka (UT), sangat berbangga sekali karena dari 34 menteri yang dilantik tersebut, ada 3 orang Menteri adalah Alumni UT, yaitu:

1.      Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan: MARSEKAL TNI (PURN)DJOKO SUYANTO, SIP, Lulusan S-1 FISIP UT tahun 1996.

2.       Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: LINDA AMALIA SARI, SIP., Lulusan S-1 FISIP UT tahun 1995.

3.       Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: LETJEN TNI (HOR) (PURN) EVERT ERENNST MANGINDAAN, Lulusan S-1 FISIP UT tahun 1995.

4.       Menteri Kelautan dan Perikanan: DR IR FADEL MUHAMMAD, adalah Anggota DEWAN PENYANTUN UNIVERSITAS TERBUKA.

 

Sumber: Kompas, Kamis, 22 Oktober 2009
 
MoU UT dengan Kepolisian Negara RI Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 17 February 2010

Pada Senin, 28 Desember 2009 di Ruang Perjamuan Kapolri Gedung Utama LT.1 Mabes Polri mulai pukul 9.00 WIB hingga 10.00 WIB telah diselenggarakan acara penandatanganan Naskah Kesepahaman Bersama (MoU) antara Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M, dengan Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed, Ph.D, sebagai Rektor Universitas Terbuka. Dalam acara ini dihadiri oleh pejabat-pejabat tinggi dari POLRI dan Universitas Terbuka.

Penandatanganan Kesepahaman Bersama ini bertujuan untuk menyediakan dan memberikan kesempatan bagi semua personel POLRI untuk mengikuti penyelenggarakaan pendidikan tinggi melalui Sistem Belajar Jarak Jauh (SBJJ), baik pada jenjang Strata Satu (S1) maupun Strata Dua (S2) di Universitas Terbuka. Direncanakan dalam dua tahun ke depan, Universitas Terbuka juga akan membuka kesempatan kepada masyarakat, termasuk POLRI, untuk bisa mengakses pendidikan sampai ke jenjang S3.

Kerja sama antara POLRI dan Universitas Terbuka diharapkan akan berjalan secara sinergis untuk meningkatkan kualifikasi dan kualitas personel di lingkungan POLRI tanpa mereka harus meninggalkan tugas pokok sehari-hari sebagai pelayan dan pengayom masyarakat.

Penyelenggaraan SBJJ kerja sama POLRI dengan Universitas Terbuka meliputi program studi: Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Administrasi Niaga, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi, Sosiologi, Manajemen dan Bahasa Inggris. Meski penandatanganan dilakukan di tingkat pusat, tetapi penyelenggaraan kerja sama ini secara teknis dilakukan di 37 Unit Program Belajar Jarak Jauh-Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) seluruh Indonesia. Secara teknis nantinya para kepala UPBJJ-UT akan berkoordinasi dengan para Kapolda di masing-masing wilayah untuk melaksanakan kegiatan operasional kerja sama ini.

Penulis: Humas-UT

 
BAHAN AJAR UT MEMILIKI KUALITAS TINGGI Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 17 February 2010

Penghargaan yang tinggi perlu diberikan kepada tim penulis BMP ini karena sangatlah tidak mudah untuk menyusun modul yang harus memenuhi prinsip “self-contained” dan “self-instructional”. Tim penulis telah berhasil menyusun BMP yang cukup memudahkan mahasiswa untuk mendapatkan pengenalan awal tentang konsep Kebijakan Bisnis dan Manajemen Strategik. Dapat dikatakan buku ini sudah memenuhi prinsip “self-contained” dan “self-instructional”, khususnya jika BMP ini  memang dimaksudkan untuk mengajak mahasiswa mulai berkenalan dengan Kebijakan Bisnis dan Manajemen Strategik. BMP ini juga dapat membangkitkan motivasi mahasiswa untuk mencari sendiri sumber-sumber lain yang akan melengkapi pemahaman mereka tentang Konsep Kebijakan Bisnis dan Manajemen Strategik (Dr. Agus Maulana, MSM, IPB, Bogor ).


Pernyataan Dr. Agus Maulana, MSM, salah satu pakar Kebijakan Bisnis dari IPB, mewakili lebih dari 100 pernyataan pakar bidang ilmu dari berbagai perguruan tinggi terkemuka tentang kualitas bahan ajar Universitas Terbuka (UT), terutama dilihat dari sisi substansinya. Dari sisi substansi, bahan ajar yang berkualitas adalah bahan ajar yang memiliki ketepatan tingkat kompetensi yang dipersyaratkan, keakuratan dan kelengkapan materi, sistematisasi penulisan yang baik, serta kejelasan dan keterbacaan.

UT menyadari benar bahwa bahan ajar yang memiliki kualitas tinggi akan sangat membantu mahasiswa menguasai bidang ilmunya, mengingat mahasiswa UT dituntut untuk mampu belajar secara mandiri. Untuk mencapai bahan ajar yang berkualitas tinggi maka UT melibatkan pakar bidang ilmu dari berbagai perguruan tinggi terkemuka sebagai penulis atau penelaah materi. Di samping itu, untuk lebih menjamin kualitas bahan ajar maka mulai tahun 2008 lebih dari 100 bahan ajar UT telah direviu oleh para pakar bidang ilmu yang juga berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka.

Hasil dari kegiatan reviu bahan ajar oleh pakar bidang ilmu pada tahun 2008  menunjukkan bahwa  rata-rata bahan ajar, baik dilihat dari kualitas tiap-tiap modul maupun keseluruhan, berada pada  kategori bagus. Di samping itu lebih dari 80% pakar yang mereviu menyatakan akan menggunakan bahan ajar UT sebagai salah satu referensi mengajarnya.

Pernyataan para pakar lainnya dapat dibaca pada cover belakang bahan ajar.

 Oleh: Yulia Budiwati

Last Updated ( Tuesday, 23 February 2010 )
 
UNIVERSITAS TERBUKA MASUK KATEGORI SUPER MEGA UNIVERSITY Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 17 February 2010

Pondok Cabe, Tangerang, 2/6/2009 (Kominfo-Newsroom) – Universitas Terbuka (UT) masuk dalam kategori Super Mega University karena memiliki jumlah mahasiswa lebih dari 500 ribu orang, kata Purek I Bidang Akademik UT, Prof Dr Ir Tian Belawati, M.Ed, usai acara wisuda Periode II tahun 2009 di Gedung UT, Pondok Cabe, Tangerang, Selasa (2/6). Menurut dia, di dunia ini, ada lebih dari 200 perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan jarak jauh, dan hanya 15 perguruan tinggi yang masuk kategori “Mega University”. “Mega University adalah kategori perguran tinggi yang memiliki mahasiswa yang jumlahnya di atas 100.000 orang,” katanya. Ia menambahkan, dari 15 perguruan tinggi yang masuk kategori Mega University itu, hanya ada tujuh perguruan tinggi yang masuk kategori Super Mega University, dan salah satunya adalah UT Indonesia.

Dijelaskan, dari 15 perguruan tinggi di dunia yang menyelenggarakan pendidikan jarak jauh, sebanyak 12 perguruan tinggi berada di benua Asia. “Jadi benua Asia sangat luar biasa, sehingga kami dari penyelengara pendidikan jarak jauh mempunyai organisasi-organisasi yang sifatnya regional,” katanya. Tian mengatakan, di Asia, UT menjadi anggota Asosiasi Universitas Terbuka Asia (AAOU=Asian Association of Open Universities). “Presiden AAOU itu Rektor UT Indonesia, sedangkan Sekjen AAOU saya. Masa bakti kami akan berakhir pada akhir tahun 2010.

Presiden dan Sekjen AAOU itu dipilih oleh anggota Executive Committe. Menurutnya, sampai saat ini banyak masyarakat Indonesia yang mengatakan pembelajaran di UT hanya mengarang saja. Padahal, tambahnya, pendidikan jarak jauh itu bukan ciptaan Indonesia, karena jauh sebelum Pemerintah Indonesia membuka UT, sudah banyak universitas terbuka di Negara lain di dunia. Ia menjelaskan, akibat tingkat pendidikan yang rendah, maka kemudian pendidikan jarak jauh digunakan di berbagai negara, dan itu sudah berlangsung sejak dulu, mulai dari zaman Revolusi Industri, ketika banyak negara di dunia sangat membutuhkan banyak tenaga kerja yang berpendidikan. Menurut Tian, di Indonesia, pendidikan jarak jauh khusus untuk guru sudah dilakukan sejak tahun 1950-an untuk program pendidikan guru dalam jangka pendek, kemudian berkembang menjadi pendidikan guru secara tertulis (PPPG) dan akhirnya menjadi UT.

Saat ini, katanya, dengan semakin majunya perkembangan teknologi, pendidikan jarak jauh juga semakin berkembang, apalagi dari awal, pendidikan jarak jauh memang selalu memanfaatkan teknologi, walaupun dulu baru teknologi cetak. Sekarang ini, katanya, tidak ada satupun perguruan tinggi di dunia yang tidak menggunakan tekologi untuk memperkaya pembelajarannya, walaupun pada dasarnya merupakan pendidikan tatap muka. Pendidikan jarak jauh di dunia saat ini, katanya, sudah tidak ada lagi yang hanya menggunakan satu macam teknologi saja. Saat ini, umumnya sudah menggunakan beragam teknologi sesuai infrastruktur yang ada di daerah, serta sesuai dengan kemampuan institusi itu sendiri.

UT Indonesia, kini mulai dilirik oleh banyak negara karena kualitas lulusannya termasuk sangat baik. Pendidikan jarak jauh banyak disebut sebagai E-learning, padahal E-learning merupakan salah satu di antara alat untuk menjalankan pendidikan jarak jauh. Meskipun keadaan infrastruktur terbatas, tambahnya, tidak bisa dijadikan alasan di suatu Negara tidak ada internet, juga tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan pendidikan massal secara jarak jauh, contohnya adalah Indonesia. “Sebagai negara kepulauan dan dengan ribuan pulau jumlahnya, Indonesia itu 81 persennya wilayahnya merupakan air, namun buktinya UT Indonesia mampu menyelenggarakan pendidikan jarak jauh,” kata Prof Dr Tian. (T.Ad/ysoel)

 
KALENDAR AKADEMIK 2010.1 Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 17 February 2010
daftar ulang terakhir 10 feb 2010

pengisian KRS terakhir 10 feb 2010

tutorial tatap muka I 14 feb - 31 mar 2010

tutorial online mulai 18 mar 2010

tutorial tatap muka II 4 apr - 5 mei 2010

Ujian Akhir Semester (UAS) 9 dan 16 mei 2010

Ujian Komprehensif Tertulis (UKT) 15 mei 2010
(bagi yg sudah mau selesai kuliahnya)
 
25 Tahun UT di Dunia Pendidikan Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 27 October 2009

Pada Selasa, 20 Oktober 2009, Universitas Terbuka (UT) kembali menyelenggarakan Wisuda Periode III Tahun 2009, yang meluluskan 23 orang Program Pascasarjana dan 6.069 orang lulusan Program Sarjana dan Diploma dari 4 Fakultas (FEKON, FISIP, FMIPA, dan FKIP), serta 214 orang lulusan Akta Mengajar. Rangkaian kegiatan Wisuda Periode III Tahun 2009 ini, diawali dengan kegiatan temu wicara dan seminar akademik yang dilaksanakan pada Senin, 19 Oktober 2009, dengan tema “Membangun Kesadaran Konservasi Lingkungan Melalui Pendidikan”. Pemakalah seminar adalah:

1.         Prof. Djudju Sudjana, M.Ed., Ph.D. (Guru Besar SPS Universitas Pendidikan Indonesia).  .

2.         Dr. Etty Riani (Dosen Pascasarjana Institut Pertanian Bogor).
Pembahas seminar: Prof. Dr. Rudy Tarumingkeng (Guru Besar Institut Pertanian Bogor).


Pada Wisuda Periode III Tahun 2009 ini, Rektor UT, Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D., menyampaikan topik mengenai “Membangun Kesadaran Konservasi Lingkungan Melalui Pendidikan”.
Pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup sudah menjadi komitmen seluruh anggota PBB dan telah dituangkan menjadi salah satu dari delapan Millenium Development Goals (MDGs), yakni “menjamin berlanjutnya pembangunan lingkungan, dan ditargetkan dapat tercapai pada 2015.

Pada kesempatan ini, Rektor mengatakan bahwa masalah lingkungan hidup adalah masalah yang multi sumber, multi penyebab dan multi dampak, yang telah mengakibatkan terjadinya degradasi lingkungan di seluruh bagian bumi. Degradasi lingkungan secara umum dipercepat oleh tiga hal, yaitu pesatnya pertumbuhan penduduk, disparitas kemakmuran, dan pembangunan ekonomi. Kombinasi dua faktor pertama telah menyebabkan kemiskinan yang kronik, yang kerapkali dipakai sebagai dalih untuk menguras sumber daya alam secara semena-mena. Di tingkat global dicanangkan pendekatan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development. Agenda utama pembangunan berkelanjutan adalah upaya untuk mensinkronkan, mengintegrasikan, dan memberi bobot yang sama bagi tiga aspek utama pembangunan, yakni aspek ekonomi, sosial-budaya, dan aspek lingkungan hidup. Melalui pembangunan berkelanjutan, diharapkan titik berat yang selama ini hanya pada pembangunan ekonomi, dapat bergeser menjadi pembangunan yang meliputi pembangunan sosial-budaya, dan lingkungan hidup. 

Rektor menyampaikan bahwa banyak faktor lain yang turut menentukan keberhasilan suatu negara dalam mengatasi kemiskinan, salah satunya adalah pengetahuan dan kemampuan manusia untuk meningkatkan nilai tambah dalam produksi barang dan jasa. Jika kemampuan manusia ditingkatkan, maka tekanan pada sumber daya alam dan eksploitasinya dalam mengatasi kemiskinan, dapat diperkecil. Sebagai insan pendidikan, kita dapat memberi kontribusi penting, karena pendidikan dapat membantu peningkatan pengetahuan dan kemampuan manusia. Pendidikan juga dapat membantu menyebarluaskan pemahaman bahwa lingkungan hidup dan konservasi adalah urusan kita semua secara kolektif sebagai masyarakat. Seperti pendidikan, konservasi lingkungan adalah investasi jangka panjang yang harus dilakukan dan tidak boleh ditunda.

Rektor menambahkan bahwa UT memiliki kapasitas yang sangat besar untuk dapat berperan serta dalam meningkatkan kemampuan manusia, terutama manusia Indonesia, untuk mengatasi tekanan terhadap sumber daya alam dan mengurangi kemiskinana. Secara aktif UT telah mempromosikan pendekatan-pendekatan konservasi di lingkungan UT Pusat dan UPBJJ-UT. Telah bertahun-tahun, UT melakukan penanaman pohon di lingkungan UT Pusat maupun UPBJJ-UT. UT juga sengaja membuat danau untuk ikut membantu konservasi air tanah. Dalam waktu dekat secara bertahap, UT akan menerapkan green office atau green work environment yang bertujuan mengurangi dampak negatif kita kepada lingkunga.

Pada akhir pidatonya, Rektor berharap kepada wisudawan apabila kembali ke daerah asal masing-masing, dapat membawa pemahaman danspiritbahwa lingkungan dan konservasi alam adalah urusan kita masing-masing, dan secara aktif kita dapat berbuat sesuatu untuk meminimalkan ataubahkan meniadakan dampak nigatifnya lewat pendidikan.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>

Results 1 - 10 of 82
© 2010 S1negeri 3tahun tanpa skripsi - murah-berkualitas
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.